Haul Pangeran Diponegoro, Wamensos Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengajak seluruh masyarakat Indonesia meneladani semangat juang para pahlawan. Hal itu sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan bangsa saat ini.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan 201 Tahun Perang Jawa sekaligus Haul Pangeran Diponegoro di Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu .
Dalam kesempatan tersebut, Agus Jabo menilai peringatan Perang Jawa bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan momentum untuk membangkitkan kembali semangat persatuan, keberanian, dan kecintaan kepada bangsa yang telah diwariskan oleh para pendiri negeri.
"Saya ingin mengajak, mari kita berjuang. Mari kita bersatu menggali kehebatan para leluhur kita supaya kita kembali memiliki ruh sebagai bangsa Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis, Senin .
Menurutnya, bangsa Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai bangsa yang tangguh. Namun, seiring perkembangan zaman, nilai-nilai perjuangan, gotong royong, nasionalisme, dan kemandirian mulai memudar sehingga bangsa ini perlahan kehilangan jati dirinya.
Agus Jabo mengatakan kondisi bangsa saat ini memiliki kesamaan dengan Indonesia di masa dahulu dimana kita harus membebaskan diri dari belenggu kemiskinan. Karena itu, semangat perjuangan para pahlawan tetap relevan untuk menjadi inspirasi dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.
Dia menegaskan bahwa salah satu teladan yang patut dicontoh adalah Pangeran Diponegoro, sosok pemimpin yang mampu menyatukan rakyat dari berbagai latar belakang untuk memperjuangkan keadilan, harga diri, dan Kemerdekaan.
Nilai-nilai keberanian, keteguhan prinsip, serta pengorbanan yang ditunjukkan Pangeran Diponegoro dinilai masih sangat dibutuhkan dalam kehidupan berbangsa saat ini.
Dalam menghadapi berbagai kondisi yang dihadapi masyarakat Indonesia, Agus Jabo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani semangat perjuangan para leluhur dan pahlawan, salah satunya Pangeran Diponegoro.
Menurutnya, ketakwaan, keikhlasan, keberanian serta tidak mementingkan diri sendiri merupakan sifat-sifat yang patut diteladani.
"Ikhlas, lebih tinggi dari kepentingan pribadi, kepentingan partai, maupun kepentingan golongan. Manunggaling kawula gusti," ujarnya.
Peringatan 201 Tahun Perang Jawa sekaligus Haul Pangeran Diponegoro menjadi pengingat bahwa perjuangan para pahlawan tidak berhenti sebagai catatan sejarah, melainkan menjadi inspirasi yang terus hidup dalam membangun Indonesia.
Agus Jabo berharap semangat yang diwariskan para pahlawan dapat terus ditanamkan kepada generasi muda agar bangsa Indonesia mampu bangkit, percaya pada kekuatan sendiri, dan melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa menuju Indonesia yang maju dan sejahtera.
"Peringatan Haul Pangeran Diponegoro pada Minggu malam berlangsung khidmat serta disemarakkan dengan penampilan teatrikal dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta," tutupnya.
Artikel Terkait

Soal Motor Listrik Nasional: Indomobil eMotor Soroti Infrastruktur
Indomobil eMotor Indomobil eMotor Tyranno X"Kami senang dengan keputusan pemerintah mengeluarkan mot2026-07-29
Hamparan Sabana di Labuan Bajo Terbakar, Api Menyebar Capai 100 Hektar
Titik api yang tersebar berada di bagian utara kota Labuan Bajo. Area bukit yang terbakar adalah di2026-07-29
Pemkab Agam Usulkan Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi, Diklaim Kurangi Dampak ke Permukiman
Pemerintah Kabupaten Agam mengusulkan perubahan trase Jalan Tol Padang-Pekanbaru ruas Sicincin-Bukit2026-07-29
Cuaca Jakarta Hari Ini: Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Siang Hari
BMKG memprediksi cuaca cerah terjadi di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta2026-07-29
PWI Polisikan Hotman Paris Buntut Ucapan 'Lu Punya Otak Nggak'
Persatuan Wartawan Indonesia mengambil langkah hukum usai pernyataan 'lu punya otak nggak' yang dil2026-07-29


Komentar Terbaru