Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya

Seorang peserta tur asal Madiun bernama Femas diduga kabur saat mengikuti open trip ke Korea Selatan . Ia dilaporkan menghilang seusai meminta izin untuk mencari sepatu di kawasan Myeongdong, Seoul.
Dilansir detikJatim, Jumat , Marketing Manager Berani Backpacker, Wiky, mengatakan rombongan tersebut awalnya berangkat dari Jakarta pada 27 Juni 2026. Pada malam pertama tur, yakni 28 Juni 2026, seluruh peserta diberikan waktu bebas setelah rangkaian agenda tur selesai.
Saat itu, beberapa peserta sekitar lima sampai tujuh orang bersama tour leader berjalan-jalan keliling ke kawasan Myeongdong. Di lokasi tersebut, Femas kemudian berpamitan dengan alasan ingin mencari sepatu.
Menurut Wiky, Femas sebenarnya ditempatkan satu kamar dengan tour leader. Ketika TL sudah kembali ke hotel, ia sempat mengirimkan pesan singkat agar Femas langsung masuk ke kamar karena pintu sengaja diganjal untuk memudahkan akses masuk.
"Ditunggu sampai pagi ternyata tidak pulang sama sekali. WhatsApp sempat centang satu, kadang centang dua, tapi tidak pernah dibalas," ujarnya.
Awalnya, pihak agensi travel masih mengira Femas tersesat atau mengalami suatu kendala di jalan. Tour leader bersama tim di lokasi pun sempat menyisir area terakhir tempat Femas berpamitan dan mencoba menghubunginya berkali-kali.
"Sampai hari keempat, tim lokal kami langsung mencoba membuat laporan ke Kepolisian Korea. Namun, laporannya ditolak karena tidak ada unsur tindak pidana. Dia dikategorikan memisahkan diri secara sadar, bukan sebagai orang hilang," jelas Wiky.
Simak berita selengkapnya di sini.
Simak juga Video 'Timnas Korsel Kalah di Pildun 2026, Hong Myung Bo Diancam Dibunuh':
[Gambas:Video 20detik]
Artikel Terkait

Argentina Libur Nasional Usai Messi Dkk Gagal Juara Piala Dunia
Timnas Argentina kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. Meski demikian, Presiden Argentina, J2026-07-29
Lebih dari 500 Huntap Dibangun di Padang Pascagalodo, Jumlah Terbanyak di Sumbar
"Kota Padang memikul target pembangunan huntap tertinggi di Sumatera Barat, lebih dari 500 unit atau2026-07-29
Gempa bumi dengan magnitudo 5 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Gempa tidak berpotensi menimbulkan t2026-07-29
Polisi Tunda Pemeriksaan Siswa Perakit Bom di Padang, Tunggu Pemulihan Psikologis
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatera Barat, menunda pemeriksaan terhadap R (17), seoran2026-07-29
Promo Tambah Daya PLN Diskon 50 Persen Berakhir 27 Juli 2026, Cek Syarat dan Cara Klaimnya
Promo tersebut menjadi kesempatan untuk meningkatkan daya listrik dengan biaya lebih hemat, terutama2026-07-29


Komentar Terbaru