Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian

Pemuda Dusun Inisiasi Pengecoran Jalan Sepanjang 4 Kilometer
Rahmat memaparkan, berdasarkan target pemetaan di lapangan, dari total seluruh rencana pembangunan jalan penghubung antar-dusun tersebut yang memiliki panjang sekitar empat kilometer, saat ini sepanjang dua kilometer di antaranya telah selesai dicor beton secara swadaya.
Sementara itu, untuk sisa jalur yang belum tersentuh perbaikan rencananya akan terus dilanjutkan secara bertahap oleh warga, menyesuaikan dengan kondisi serta kemampuan finansial masyarakat ke depan.
Warga Ogah Menunggu hingga Jalur Rusak Parah
Rahmat mengungkapkan, opsi swadaya dan patungan mandiri ini terpaksa dipilih lantaran warga setempat sudah terlampau lama mendambakan fasilitas akses jalan yang layak untuk dilalui kendaraan sehari-hari. Penantian yang memakan waktu bertahun-tahun tanpa kepastian itu memicu masyarakat untuk akhirnya mengambil tindakan nyata dengan kemampuan sendiri.
"Masyarakat sangat mengimpikan jalan ini bagus. Karena mungkin menunggu cukup lama, akhirnya muncul inisiatif untuk melakukan pengecoran secara swadaya," ujarnya menambahkan.
Hal senada juga disampaikan oleh Sariman, salah seorang warga yang ikut terjun langsung dalam aksi gotong royong tersebut. Ia menegaskan, proses pengumpulan dana dilakukan dengan cara mengetuk pintu rumah warga satu per satu untuk mengumpulkan sumbangan sukarela di sepanjang jalur tersebut.
"Ini murni dari masyarakat, gotong royong. Setiap rumah ikut berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing. Yang terpenting kami punya semangat yang sama, yakni ingin memiliki jalan yang lebih baik," kata Sariman memberikan kesaksian.
Sariman menuturkan, warga desa sudah bulat sepakat untuk tidak mau terus-menerus menunggu bantuan dari dinas terkait hingga kondisi jalan lingkungan mereka telanjur mengalami kerusakan yang jauh lebih parah dan mengisolasi aktivitas ekonomi.
Keinginan kuat untuk memiliki akses mobilitas yang aman dan nyaman menjadi bahan bakar utama masyarakat untuk menyisihkan sebagian rezeki mereka demi jalan yang lebih layak bagi seluruh warga.
"Ya karena warga ingin jalannya bagus. Jadi kami bangun bersama-sama," ujarnya menutup pembicaraan.
Artikel Terkait

Memanas! AS Gempur Kota Pembangkit Nuklir Iran
Memanas! Serangan Amerika Serikat menghantam beberapa lokasi di kota pelabuhan Bushehr di selatan Ir2026-09-12
Ini Tips Memilih Ban SUV yang Tepat Sesuai Karakter Jalan di Indonesia
Tren pasar otomotif nasional, khususnya untuk segmen Sport Utility Vehicle (SUV) dan truk ringan, te2026-09-12
Asosiasi Mitra BGN Curhat di DPR: Ada Keracunan, Kami yang Dianggap Salah
Sejumlah asosiasi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau dapur Makan Bergizi Gratis mengel2026-09-12
Daftar 8 SD Negeri di Sragen yang Bakal Dilebur pada 2026
Delapan SDN yang berada di dua kecamatan di wilayah Kabupaten Sragen Jawa Tengah bakal di-regrouping2026-09-12
Timnas Argentina di Ambang Sanksi Imbas Kibarkan Spanduk Las Malvinas
Beberapa pemain Argentina terlihat membawa spanduk bernuansa politik terkait sengketa Kepulauan Falk2026-09-12
KPK Panggil Anggota BPK Bobby Terkait Kasus Bupati Muara Enim Pekan Ini
Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemanggilan terhadap anggota Badan Pemeriksa Keuangan V,2026-09-12

Komentar Terbaru