Pabrik Bukhur di Tangerang Terbakar, Tiga Orang Alami Sesak Napas

Andia belum menjelaskan secara rinci penyebab ketiga korban mengalami sesak napas.
Sebab, hingga kini mereka masih menjalani penanganan medis di lokasi sehingga belum dapat dimintai keterangan.
Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.10 WIB. Sebanyak 50 personel diterjunkan ke lokasi dengan dukungan 14 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Menurut Andia, proses pemadaman sempat terkendala angin kencang yang membuat kobaran api menjalar hingga menyeberang jalan.
Selain itu, kepadatan arus lalu lintas pada jam pulang kerja juga menghambat mobilisasi petugas menuju lokasi.
"Kondisi mulai kondusif setelah akses jalan ditutup dan disterilkan," ucap dia.
Hingga Senin malam, petugas pemadam kebakaran masih berupaya menjinakkan kobaran api di pabrik yang memproduksi bukhur, dupa, dan menyan tersebut.
Artikel Terkait

Selamat dari Upaya Penyelundupan, 124 Ekor Burung Dikembalikan ke Habitatnya di Bali
"Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi mengenai dugaan pengiriman burung tanpa dokumen resmi2026-07-29
Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon Dukung Pelestarian Lingkungan
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho memimpin kegiatan penanaman pohon produktif. P2026-07-29
Siswa SMP di Bangkalan Diperkosa Tiga Pria, Diancam Pakai Celurit
Korban lalu diancam oleh salah satu pelaku. Korban lantas diperkosa oleh para pelaku. Setelah itu, k2026-07-29
Konser Akbar Monas Sediakan 8 Kantong Parkir, Tampung 5.020 Kendaraan
Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta menyiapkan delapan kantong parkir bagi pengunjung Konser Akbar Mo2026-07-29
Edarkan Tramadol Berkedok Warung Kelontong, Pria di Kalideres Jakbar Diciduk Polisi
Seorang pria berinisial N (26) ditangkap karena mengedarkan obat-obatan daftar G, di antaranya jenis2026-07-29
Febrie Adriansyah Tersangka 3 Kasus Korupsi, Perkara Dilimpah ke Kejagung
Plt Jampidsus Rudi Margono menerima pelimpahan tiga kasus korupsi dari Korps Pemberantasan Tindak Pi2026-07-29

Komentar Terbaru