Viral karena Disebut Mirip "Yesus", Penjual Kambing Asal Kota Batu Sempat Ragu Bikin Konten

Faiq mengatakan, dia dan istrinya kemudian berdiskusi cukup panjang sebelum akhirnya memutuskan tetap membuat konten.
Setelah mempertimbangkan berbagai sisi, keduanya menilai manfaat yang bisa diberikan melalui media sosial lebih besar dibandingkan risiko yang dikhawatirkan.
"Setelah kami diskusi panjang, ternyata kami merasa lebih banyak baiknya daripada buruknya. Akhirnya kami sama-sama bismillah untuk mulai membuat konten," ujarnya.
Sejak awal, menurut Faiq, tujuan utama membuat konten bukan untuk mencari popularitas semata. Melainkan sebagai media dakwah dengan pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda.
Faiq berharap, konten-konten ringan yang dibuatnya dapat mengajak masyarakat untuk lebih bersyukur, berbagi kepada sesama, dan menghadirkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, viralnya konten Faiq ternyata juga cepat diketahui lingkungan sekitar. Dia mengaku, sejumlah tetangga hingga perangkat lingkungan telah mengetahui video yang ramai diperbincangkan di media sosial.
"Bahkan, Pak RT sempat menghubungi saya dan mengirimkan video yang viral itu," ungkap Faiq.
Tak hanya itu, dia juga mendapat undangan menghadiri acara nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026, bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu setelah unggahannya ramai di media sosial.
"Tadi malam saya diundang nobar dengan Pak Wali. Setelah postingan saya ramai, asistennya menghubungi saya dan mengajak datang. Akhirnya saya hadir," kata Faiq.
Diberitakan sebelumnya, Faiq Muhammad Alkatiri menjadi perhatian publik setelah video pertamanya di media sosial viral.
Penampilannya dengan rambut panjang, jenggot lebat, jubah putih, dan sorban merah membuat banyak warganet menyebut wajahnya menyerupai visualisasi "Yesus" yang umum dikenal.
Meski demikian, Faiq menegaskan bahwa fokus utamanya tetap berdakwah melalui konten-konten sederhana yang mengajak orang berbuat baik dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
Artikel Terkait

Pigai Dorong Penyelesaian Konflik Adonara Lewat Pendekatan Budaya, Ini Alasannya
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai penyelesaian konflik antarmasyarakat di Adona2026-09-13
Pemkab Malang Usul Perbaikan 3 Ruas Jalan Lewat IJD, Butuh Rp 135 Miliar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur, mengusulkan perbaikan tiga ruas jalan melaluiprogr2026-09-13
TNI AD Tutup TKP Ledakan Gudang Amunisi di Madiun Usai Kejadian
Oleh karena itu, TNI AD belum bisa menyimpulkan jenis amunisi apa yang meledak dalam insiden itu.Han2026-09-13
WN Singapura yang Bunuh Pacar di Bali Overstay Setahun, Polisi Telusuri Rekam Jejak
Adapun kasus pembunuhan ini terungkap setelah jasad AS ditemukan di sebuah kamar kos di Jalan Mekar2026-09-13
Meski Hukuman 27 Pelaku Pemerkosaan Anak di Sampang Bisa Diperberat, APH Diminta Cermat
Hukuman terhadap 27 terduga pelaku dugaan pemerkosaan terhadap gadis berusia 15 tahun di Kabupaten S2026-09-13


Komentar Terbaru